Garuda Kaji Tiket Gratis untuk Dorong Masyarakat Pelesir Usai Pandemi
Selasa, 05 Mei 2020 - 06:57 WIB
Garuda Indonesia telah menyiapkan sejumlah langkah dalam menggairahkan industri penerbangan usai pandemi Covid-19. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) telah menyiapkan sejumlah langkah dalam menggairahkan industri penerbangan. Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra mengatakan, pihaknya menginisiasi untuk diadakannya kursi gratis dalam setiap penerbangan Garuda Indonesia setelah pandemi corona (Covid-19) berakhir.
Hal itu disampaikan Irfan saat berbincang dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio. "Kalau ini sudah berakhir apa yang mau kita lakukan hari pertama? Apa yang kita tawarkan ke warga negara Indonesia untuk traveling? Saya bilang sama beliau (Menparekraf) saya mau kok kasih gratis 25 tempat duduk setiap terbang pesawat Garuda di bulan pertama supaya orang pingin berpergian," ujar Irfan dalam video conference, di Jakarta, Senin (4/5/2020).
Meskipun belum sampai ke persiapan yang lebih serius untuk pemberian insentif tersebut, Irfan menyebut pentingnya untuk membangkitkan kembali gairah masyarakat akan berpergian setelah pandemi berakhir.
"Karena ini penting buat kami juga penting buat warga Indonesia untuk keluar dari rumah, pergi ke tempat-tempat wisata yang selama ini berhenti seperti Bali, Lombok, Labuan Bajo, dan lainnya," kata dia.
Hal itu disampaikan Irfan saat berbincang dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio. "Kalau ini sudah berakhir apa yang mau kita lakukan hari pertama? Apa yang kita tawarkan ke warga negara Indonesia untuk traveling? Saya bilang sama beliau (Menparekraf) saya mau kok kasih gratis 25 tempat duduk setiap terbang pesawat Garuda di bulan pertama supaya orang pingin berpergian," ujar Irfan dalam video conference, di Jakarta, Senin (4/5/2020).
Meskipun belum sampai ke persiapan yang lebih serius untuk pemberian insentif tersebut, Irfan menyebut pentingnya untuk membangkitkan kembali gairah masyarakat akan berpergian setelah pandemi berakhir.
"Karena ini penting buat kami juga penting buat warga Indonesia untuk keluar dari rumah, pergi ke tempat-tempat wisata yang selama ini berhenti seperti Bali, Lombok, Labuan Bajo, dan lainnya," kata dia.
Lihat Juga :