Ninja Xpress Bantu Binsis UMKM Ngegas di Pasar Digital

Kamis, 24 September 2020 - 13:48 WIB
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Melihat situasi pandemi dan dalam rangka menghadapi kenormalan baru yang penuh ketidakpastian, Ninja Xpress berupaya menjadi penggerak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar dapat memajukan ekonomi digital Indonesia, dengan meluncurkan program terbaru yang disebut AKSILERASI.

Program ini bertujuan untuk mempercepat perkembangan kapasitas dan kapabilitas UMKM agar dapat bersaing di pasar digital, menghadapi berbagai tantangan bisnis serta beradaptasi dengan dinamika pasar yang terus berubah sejak pandemi melanda. ( Baca juga:Pertumbuhan Ekonomi Minus, Penanganan Covid -19 Jadi Kunci )



“Untuk bertahan dalam badai bisnis akibat pandemi, UMKM lokal memerlukan pendampingan atau mentorship yang intensif agar siap sedia terjun ke pasar digital sesegera mungkin. Sebagai komitmen kami untuk UMKM negeri, dalam program AKSILERASI ini Ninja Xpress menghadirkan fasilitas khusus bagi UMKM agar dapat mengakselerasi kemampuan mereka dalam berbisnis online sesingkat tiga bulan,” ucap Country Head Ninja Xpress Ignatius Eric Saputra dalam konferensi pers virtual "Peluncuran Media: Memperkenalkan Program AKSILERASI" di Jakarta, Kamis (24/9/2020).

Program AKSILERASI merupakan program khusus UMKM dari Ninja Xpress yang didesain dalam bentuk rangkaian pelatihan bisnis secara komprehensif, mendalam, sistematis, terstruktur, dan aplikatif secara online dan tanpa biaya.

"Melalui rangkaian kelas online workshop dan daily coaching oleh mentor dari kalangan profesional, program AKSILERASI ini akan diikuti oleh 20 UKM dari berbagai industri, mulai dari pakaian, kebutuhan anak, hingga perlengkapan rumah," lanjut Eric.

Pada program AKSILERASI batch I yang akan berjalan selama tiga bulan dari 22 September-22 Desember 2020, terdapat 12 materi pelatihan yang akan dibawakan oleh 10 mentor berpengalaman di bidangnya, seperti Yoris Sebastian (ahli bidang komunikasi dan kreatif), Ligwina Hananto (Ahli Finansial), Riel Tasmaya (ahli investasi), Ismail Fahmi (ahli market intelligence), dan masih banyak lagi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!