Ramalan Pengusaha, Jumlah Pengangguran Bakal Membengkak Tembus 5 Juta Orang

Jum'at, 25 September 2020 - 16:53 WIB
Resesi yang tinggal menunggu waktu di Indonesia, menurut Ketua Kadin akan membuat jumlah pengangguran di Indonesia meningkat signifikan hingga 5 juta orang. Foto/Ilustrasi
JAKA - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) menilai Pemerintah harus serius dalam menghadapi gejolak ekonomi yang semakin dalam. Apalagi, resesi Indonesia diprediksi tinggal menunggu waktu ketika ketidakpastian Covid-19 terus menghantui. Ketua Umum KADIN Rosan P Roeslani mengatakan, resesi akan membuat jumlah pengangguran di Indonesia meningkat signifikan hingga 5 juta orang.

"Pertumbuhan ekonomi di minus 1,7% dan 0,6% akan meningkatkan kemiskinan dan pengangguran secara signifikan. Sekarang jumlah pengangguran kurang lebih 7 juta orang, dan akan bertambah lebih dari 5 juta," ujar Rosan dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (25/9/2020).



(Baca Juga: Sri Mulyani Akui Kemiskinan dan Pengangguran Meningkat Tajam )

Dia mengatakan, pandemi telah menekan berbagai sektor yang akhirnya menyebabkan peningkatan kemiskinan dan pengangguran. Bahkan jika diluar pandemi menurutnya sudah ada 7 juta pengangguran di setiap tahunnya.

Sementara itu setiap tahunnya sekitar 2 hingga 2,5 juta orang merupakan angkatan kerja baru yang membutuhkan lapangan kerja. Dimana saat ini ada 8,14 juta orang yang setengah menganggur dan 28,41 juta orang pekerja paruh waktu.

Dengan demikian, setidaknya ada 46,3 juta orang yang tidak bekerja secara penuh di tahun ini. "Ini angka tinggi ditambah tadi berdasarkan angka Kemenkeu kurang lebih 4-5 juta pengangguran terbuka disebabkan pandemiā€, tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!