Rekind Minta Keekonomian Proyek Cisem Disesuaikan

Minggu, 27 September 2020 - 16:30 WIB
"Tanpa ada kepastian flow gas minimum yang committed dan penyesuaian tarif toll fee, proyek ini menjadi tidak feasible dan bankable. Bagi Rekind sulit untuk bisa mendanai proyek ini. Bahkan jika harus menggandeng investor lain pun, tetap saja dibutuhkan kepastian market dan pasokan gas," tegas Edy.

(Baca Juga: BPH Migas Dorong Percepatan Realisasi Pembangunan Pipa Gas Bumi Cirebon-Semarang )

Dalam investasi pengerjaan proyek, Rekind berpegang spesifikasi lelang Tanggal 21 Maret 2006. Isinya menegaskan nilai investasi yang harus dikeluarkan Rekind di tahun 2006 sebesar 169,41 juta USD dan toll fee 0,36 USD/MMBTU.

Padahal menurut Edy, berdasarkan kajian ulang Rekind melalui eskalasi biaya modal yang berpijak pada inflasi periode 2006-2020 dan hitung-hitungan toll fee yang diperlukan untuk menjaga tingkat pengembalian investasi, ternyata dibutuhkan penambahan biaya modal yang nilainya cukup fantastis.

Selain itu, untuk mempertahankan tingkat pengembalian investasi, toll fee yang diberlakukan pada tahun 2006 sudah tidak dapat digunakan. Perhitungan tersebut mengacu pada asumsi awal bahwa volume gas yang dialirkan melalui pipa Proyek Cisem bersifat tetap, sejak tahun pertama operasi hingga akhir masa konsesi.

Toll fee yang lebih tinggi juga diperlukan apabila volume gas yang dialirkan lebih rendah atau bersifat cascading (penurunan). "Dari hasil kajian ini diketahui bahwa Net Present Value (NPV) Proyek Cisem akan bernilai negatif bila tidak ada penyesuaian toll fee," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!