Subholding BUMN Ditarget Rampung Dalam 2 Tahun, Ini Rinciannya
Selasa, 29 September 2020 - 10:25 WIB
Selain perampungan holding perbankan syariah, Kementerian BUMN juga tengah menggodok subholding di bidang pariwisata dan maskapai penerbangan, perhotelan, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, hingga sektor energi dan pertambangan.
(Baca Juga: 8 Perusahaan Dilebur, Holding BUMN Klaster Pangan Dibentuk Akhir 2020 )
"Properti dan perhotelan lagi kita hitung. Ini kita temukan, akan dilakukan efisiensi seperti itu. Yang tadi dalam konsep terdekat bank syariah dan perhotelan kita lagi diukur. Untuk pertambangan kita sekarang konsolidasinya sangat kuat dan ini dibawa Mining Industry Indonesia (MIND ID). Dan MIND ID akan jadi, kemudian akan terlepas dari Inalum, dia berdiri sendiri," kata dia.
Untuk sektor pariwisata, Kementerian BUMN sudah membicarakan dengan Presiden Joko Widodo. Karena itu, dalam waktu yang tidak lama ini pembentukan holding BUMN aviasi dan pariwisata akan terealisasi. Hal yang sama pun berlaku bagi Pelindo.
(Baca Juga: 8 Perusahaan Dilebur, Holding BUMN Klaster Pangan Dibentuk Akhir 2020 )
"Properti dan perhotelan lagi kita hitung. Ini kita temukan, akan dilakukan efisiensi seperti itu. Yang tadi dalam konsep terdekat bank syariah dan perhotelan kita lagi diukur. Untuk pertambangan kita sekarang konsolidasinya sangat kuat dan ini dibawa Mining Industry Indonesia (MIND ID). Dan MIND ID akan jadi, kemudian akan terlepas dari Inalum, dia berdiri sendiri," kata dia.
Untuk sektor pariwisata, Kementerian BUMN sudah membicarakan dengan Presiden Joko Widodo. Karena itu, dalam waktu yang tidak lama ini pembentukan holding BUMN aviasi dan pariwisata akan terealisasi. Hal yang sama pun berlaku bagi Pelindo.
(akr)
Lihat Juga :