Pertamina Tak Mungkin Memainkan Tender, Pengamat Ini Beberkan Alasannya
Selasa, 06 Oktober 2020 - 21:54 WIB
Selain itu, Mamit menambahkan, Pertamina medio Juni 2020 melakukan peluncuran Piagam New Pertamina Clean dalam rangka mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). Melalui New Pertamina Clean, tegas dia, makin menegaskan bahwa tidak ada benturan kepentingan, praktik suap menyuap, pegawai yang menjunjung tinggi kepercayaan dan integritas dan pastinya berdasarkan pada tata kelola perusahaan yang baik. "Ini saya kira sejalan dengan program AHLAK dari Kementerian BUMN," paparnya.
Mamit mengatakan, saat ini lima BUMN sudah mengintegrasikan data dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dimana salah satunya adala Pertamina. "Integrasi data perpajakan ini penting dilakukan karena sangat menguntungkan. Salah satunya, mendukung GCG dalam kaitan transparansi pengelolaan keuangan perusahaan," ujarnya.
(Baca Juga: CERI Surati Bareskrim hingga BPKP Terkait Tender TPPI, Ini Kata Pertamina) Di luar itu, sambung dia, Pertamina juga berhasil mempertahankan peringkat Investment Grade atau BBB dengan prospek Stabil dari Lembaga Pemeringkat Dunia, Fitch. Penilaian ini, tegas dia, menunjukkan bahwa pengelolaam keuangan Pertamina dalam kategori wajar dan transparan. "Ini juga menunjukan bahwa investor percaya kepada Pertamina dalam mengelola bisnis mereka," pungkasnya.
Mamit mengatakan, saat ini lima BUMN sudah mengintegrasikan data dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dimana salah satunya adala Pertamina. "Integrasi data perpajakan ini penting dilakukan karena sangat menguntungkan. Salah satunya, mendukung GCG dalam kaitan transparansi pengelolaan keuangan perusahaan," ujarnya.
(Baca Juga: CERI Surati Bareskrim hingga BPKP Terkait Tender TPPI, Ini Kata Pertamina) Di luar itu, sambung dia, Pertamina juga berhasil mempertahankan peringkat Investment Grade atau BBB dengan prospek Stabil dari Lembaga Pemeringkat Dunia, Fitch. Penilaian ini, tegas dia, menunjukkan bahwa pengelolaam keuangan Pertamina dalam kategori wajar dan transparan. "Ini juga menunjukan bahwa investor percaya kepada Pertamina dalam mengelola bisnis mereka," pungkasnya.
(fai)
Lihat Juga :