Industri Perbankan Diminta Tetap Waspada, Kenapa Lagi?

Rabu, 07 Oktober 2020 - 13:23 WIB
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Sektor perbankan dalam negeri dinilai tetap berhati-hati dalam menjaga likuiditasnya di tengah pandemi Covid-19 . Secara keseluruhan likuiditas lembaga keuangan ini dinilai masih stabil jika dibandingkan dengan sektor lainnya.

Namun demikian, trend penyebaran Covid-19 di Indonesia masih dalam kategori tinggi dan masif dinilai menjadi ancaman bagi kinerja perbankan. Pandangan itu itu disampaikan oleh Financial Institution Ratings Analyst PT Pefindo, Danan Dito.



Dia mencatat, meski secara keseluruhan keuangan perbankan masih dalam kondisi stabil hingga akhir tahun ini, bukan berarti lembaga perbankan sudah terlepas dari ancaman krisis kesehatan dan ekonomi saat ini. Bila kondisi ini kian memburuk, maka dipastikan tekanan kinerja keuangan perbankan akan terancam. ( Baca juga:Pandemi Bikin Harga ICP Turun, Semoga Diikuti Harga BBM )

"Memang perbankan harus cukup berhati-hati juga karena walaupun masih stabil tapi tidak mudah. Kalau kondisi ini (Covid-19) memburuk terus, maka kondisi perbankan akan mengalami tekanan lebih besar. Jadi harus hati-hati," kata Dito dalam sesi wawancara dengan IDX Channel, Jakarta, Rabu (7/10/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!