Kebal, Jasa Pengiriman Barang Domestik Berkibar di Masa Pandemi
Jum'at, 09 Oktober 2020 - 06:00 WIB
Dari sisi permintaan, masa pandemi ini membuat pengiriman barang dari individu meningkat. Hal itu dipengaruhi beberapa hal, seperti perubahan perilaku pembelian dari langsung ke toko menjadi secara daring.
"Pembatasan wilayah membuat orang tidak bisa saling berkunjung. Mereka akhirnya saling mengirim barang, baik itu kebutuhan pokok, makanan, fashion, obat-obatan, dan lain-lain," ujar Eri kepada SINDOnews.
(Baca Juga: Edan, JNE Bakal Bisa Kirim Sebanyak 48 Ribu Paket Per Jam)
Di saat bisnis lain lesu, lanjut dia, jasa pengiriman barang justru semakin sibuk. Eri menerangkan, volume pengiriman barang domestik, dalam kota, antarkota, maupun antarprovinsi meningkat. Peningkatan kiriman sebagian besar terjadi untuk paket-paket dengan tujuan akhirnya masyarakat sebagai end user.
Namun, jasa pengiriman yang berbasis korporat atau pemerintah mengalami penurunan. "Peningkatan pengiriman masih didominasi di beberapa kota besar di Pulau Jawa, Sumatera, Bali, dan Kalimantan," imbuhnya.
"Pembatasan wilayah membuat orang tidak bisa saling berkunjung. Mereka akhirnya saling mengirim barang, baik itu kebutuhan pokok, makanan, fashion, obat-obatan, dan lain-lain," ujar Eri kepada SINDOnews.
(Baca Juga: Edan, JNE Bakal Bisa Kirim Sebanyak 48 Ribu Paket Per Jam)
Di saat bisnis lain lesu, lanjut dia, jasa pengiriman barang justru semakin sibuk. Eri menerangkan, volume pengiriman barang domestik, dalam kota, antarkota, maupun antarprovinsi meningkat. Peningkatan kiriman sebagian besar terjadi untuk paket-paket dengan tujuan akhirnya masyarakat sebagai end user.
Namun, jasa pengiriman yang berbasis korporat atau pemerintah mengalami penurunan. "Peningkatan pengiriman masih didominasi di beberapa kota besar di Pulau Jawa, Sumatera, Bali, dan Kalimantan," imbuhnya.
(fai)
Lihat Juga :