Catat! Ini Pentingnya Punya Dana Darurat Saat Pandemi

Minggu, 11 Oktober 2020 - 08:27 WIB
Namun, khusus di masa pandemi, Maya menyarankan perlunya terlebih dahulu alokasi dana darurat. Dana tersebut merupakan anggaran cadangan yang disisihkan untuk kondisi tertentu yang sewaktu-waktu bisa terjadi seperti kehilangan pekerjaan (PHK), sakit, dan lainnya.

“Tinggal berapa yang dicadangkan, itu bergantung kembali kepada masing-masing. Baik dari profil risikonya, apakah dia lajang, sudah menikah, punya anak berapa. Itu bergantung masing-masing keluarga,” jelasnya.

Kalau untuk lajang, umumnya besaran dana darurat sekitar 3 bulan pengeluaran bulanan. Sementara untuk keluarga kecil dengan 2 orang anak, maka kisaran dana daruratnya sekitar 6 bulan pengeluaran dan keluarga besar dengan lebih dari 2 anak sekitar 9-12 pengeluaran bulanan.

“Namun, karena di masa pandemi yang sulit sekarang ini, baiknya memang minimal dana darurat itu sekitar 12 kali pengeluaran bulanan,” ujar dia.

Maya juga menyarankan perlunya menahan keinginan belanja yang bukan menjadi kebutuhan. Sebaliknya, alokasi itu bisa diperuntukkan untuk berinvestasi seperti investasi pendidikan, beli saham, dan lainnya. “Perlunya juga memilih mana belanja yang menjadi prioritas. Mana yang jadi kebutuhan dan keinginan. Harus bisa memilah,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!