Kilau Uang Bisnis Alat Kesehatan Global

Sabtu, 17 Oktober 2020 - 11:50 WIB
Prosedur rumit dalam penanganan pasien seringkali membutuhkan peralatan yang sangat khusus dan rumit. Produk-produk ini harus dibuat dan didistribusikan oleh perusahaan yang terspesialisasi. Ilustrasi/SINDOnews/Titus Jefika Heri Hendarmawan
DUNIA medis terus tumbuh dari tahun ke tahun seiring banyak metode perawatan pasien yang cukup kompleks. Prosedur rumit dalam penanganan pasien di rumah sakit seringkali membutuhkan peralatan yang sangat khusus dan rumit. (Baca juga: 10 RS dengan Kapasitas Tempat Tidur Terbanyak di Dunia, Cek di Negara Mana Saja)

Produk-produk kesehatan ini harus dibuat dan didistribusikan oleh perusahaan yang terspesialisasi. Alhasil, perusahaan alat kesehatan ini bisa mendatangkan pemasukan luar biasa. Berikut 10 perusahaan alat kesehatan raksasa di dunia.



1. Medtronic



Pendapatan : USD29,9 miliar

Jumlah Karyawan : 98.000

Lokasi Perusahaan : Irlandia

Tahun Didirikan : 1949

Medtronic adalah perusahaan perangkat medis terbesar di dunia berdasarkan pendapatan. Perusahaan ini hadir di sekitar 140 perusahaan di seluruh dunia dan beroperasi melalui empat segmen.

Keempatnya yakni Grup Teknologi Invasif Minimal, Grup Jantung dan Vaskular, Grup Terapi Pemulihan, dan Grup Diabetes. Meskipun Medtronic terutama terlibat dalam sistem perawatan kesehatan Amerika Serikat, Medtronic sebenarnya berkantor pusat di Republik Irlandia. (Lihat grafis: 4 Olahraga Ringan yang dapat dilakukan Di Rumah ditengah Kesibukan)

2. DePuy Synthes (Johnson & Johnson)



Pendapatan : USD27 miliar


Jumlah Karyawan : 134.000

Lokasi Perusahaan : AS

Tahun Didirikan : 1895

DePuy diakuisisi oleh Johnson & Johnson pada 1998 dan terdiri dari sekelompok perusahaan ortopedi dan bedah saraf. DePuy Synthes Companies sebenarnya memulai semuanya karena ide kewirausahaan untuk bidang yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pasien.

Sejak itu, perusahaan telah berkembang memproduksi segala sesuatu mulai dari alat-alat listrik dan peralatan medis besar. (Baca juga: Johnson & Johnson Siapkan 200 Juta Dosis Vaksin Covid-19 untuk UE)

3. Thermo Fisher Scientific



Pendapatan : USD24,4 miliar


Jumlah Karyawan : 70.000

Lokasi Perusahaan : AS

Tahun Didirikan : 2006

Perusahaan ini dibentuk melalui penggabungan Thermo Electron dan Fisher Scientific pada 2006 dan saat ini perusahaan fokus pada bioteknologi. Empat segmen utama perusahaan terdiri dari: Diagnostik Khusus, Solusi Ilmu Hayati, Instrumen Analitik, serta Produk dan Layanan Laboratorium.

Perusahaan itu digugat pada 2013 oleh Opengate Capital Group LLC karena menjual pabrik di Meksiko tanpa mengungkapkan hubungannya dengan kartel narkoba, dan dituduh menutupinya. (Baca juga: 10 Negara dengan Sistem Kesehatan Publik Terbaik di Dunia)

4. Philips Healthcare
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!