Jualan Mobil Mulai Ngegas Tipis-Tipis, Adira Insurance Ikut Sumringah
Jum'at, 16 Oktober 2020 - 02:12 WIB
Penjualan kendaraan motor mengalami peningkatan. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Geliat roda bisnis yang perlahan bangkit sepanjang bulan Juni seiring pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menumbuhkan optimisme baru. Hal itu terlihat pada sektor otomotif yang mengalami peningkatan penjualan .
Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil pada Juli atau awal semester kedua 2020 mengalami peningkatan 100,3 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Peningkatan tajam itu dari 12.623 unit pada Juni, menjadi 25.283 pada Juli 2020.
“Hal ini tentunya berdampak positif pada industri asuransi umum. Pertumbuhan asuransi mobil memang berkaitan erat dengan pergerakan penjualan mobil di Indonesia, karena kontribusi terbesar asuransi mobil masih berasal dari lini bisnis Multifinance atau leasing.” kata Rismauli Silaban (Uli), Chief Technical Officer Adira Insurance.
Baca Juga: Mantan Dirut PT Asuransi Jiwasraya Divonis Seumur Hidup
Ia mengatakan, adanya kebijakan himbauan jaga jarak fisik (physical distancing), banyak masyarakat kini memilih untuk berkendara pribadi. “Selain itu, masyarakat juga semakin menyadari pentingnya proteksi, menurut riset dari Universitas Temple di Amerika Serikat, sekitar 58 persen warga AS berpikir bahwa asuransi jadi penting di era pandemi ini. Hal ini membuat kami semakin optimis akan pertumbuhan bisnis asuransi mobil,” ungkap Uli.
Untuk menangkap peluang tersebut, Adira Insurance berinovasi untuk meningkatkan bisnis asuransi mobil yang terimbas pandemi Covid-19. “Digitalisasi adalah cara terbaik untuk tetap berkembang saat ini. Kami bekerja sama dengan Traveloka Protect untuk memberikan perlindungan mudah untuk mobil Anda. Tidak hanya itu, pelaporan klaim asuransi mobil pun juga bisa dilakukan dari rumah dengan aplikasi Autocillin Mobile Claim,” tambah Uli
Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil pada Juli atau awal semester kedua 2020 mengalami peningkatan 100,3 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Peningkatan tajam itu dari 12.623 unit pada Juni, menjadi 25.283 pada Juli 2020.
“Hal ini tentunya berdampak positif pada industri asuransi umum. Pertumbuhan asuransi mobil memang berkaitan erat dengan pergerakan penjualan mobil di Indonesia, karena kontribusi terbesar asuransi mobil masih berasal dari lini bisnis Multifinance atau leasing.” kata Rismauli Silaban (Uli), Chief Technical Officer Adira Insurance.
Baca Juga: Mantan Dirut PT Asuransi Jiwasraya Divonis Seumur Hidup
Ia mengatakan, adanya kebijakan himbauan jaga jarak fisik (physical distancing), banyak masyarakat kini memilih untuk berkendara pribadi. “Selain itu, masyarakat juga semakin menyadari pentingnya proteksi, menurut riset dari Universitas Temple di Amerika Serikat, sekitar 58 persen warga AS berpikir bahwa asuransi jadi penting di era pandemi ini. Hal ini membuat kami semakin optimis akan pertumbuhan bisnis asuransi mobil,” ungkap Uli.
Untuk menangkap peluang tersebut, Adira Insurance berinovasi untuk meningkatkan bisnis asuransi mobil yang terimbas pandemi Covid-19. “Digitalisasi adalah cara terbaik untuk tetap berkembang saat ini. Kami bekerja sama dengan Traveloka Protect untuk memberikan perlindungan mudah untuk mobil Anda. Tidak hanya itu, pelaporan klaim asuransi mobil pun juga bisa dilakukan dari rumah dengan aplikasi Autocillin Mobile Claim,” tambah Uli
Lihat Juga :