Bank Mandiri Diharapkan Jadi yang Terbaik di Asia

Kamis, 22 Oktober 2020 - 08:35 WIB
Dihubungi Terpisah, Pengamat ekonomi dari Indef, Nailul Huda, mengatakan, Bank Mandiri sebagai satu dari empat bank terbesar di Indonesia pasti akan menjadi bank berpengaruh bagi perekonomian nasional ataupun bagi bank-bank lain. Adanya masalah di Bank Mandiri pasti akan menjadi isu nasional.

"Jadi, peran dan tantangan Bank Mandiri dalam perekonomian nasional sangat penting. Bank Mandiri juga menjadi salah satu garda terdepan dalam program pemulihan ekonomi nasional," ujarnya.

Nailul mengingatkan, tugas-tugas Bank Mandiri seperti menggenjot permintaan kredit, menjaga NPL, dan sebagainya sudah menanti di depan mata direksi baru. Direksi baru harus benar-benar mengerti kondisi ekonomi dan kondisi internal perbankan. (Baca juga: Masih Pandemi, Evaluasi Siswa Diminta Kembali ke Ujian Sekolah)

Dipilihnya direksi dari internal menunjukkan proses regenerasi di internal Bank Mandiri berjalan lancar. Direksi yang baru pasti sudah hafal kondisi perbankan dan bisa melanjutkan program pengembangan di internal Bank Mandiri. "Sinyal seharusnya positif bagi perekonomian, karena pergantian Bank Mandiri berjalan dengan efektif dan mulus," katanya.

Pada RUPSLB Bank Mandiri yang diselenggarakan kemarin, selain menunjuk Darmawan menjadi direktur utama, pemegang saham juga memutuskan Alexandra Askandar menjadi wakil direktur utama Bank Mandiri. Adapun Sigit Prastowo akan menjabat direktur keuangan dan strategi.

Alexandra sebelumnya adalah Direktur Corporate Banking Bank Mandiri dan Sigit sebelumnya pernah menjabat Direktur Keuangan di BNI. Selain tiga posisi tersebut, RUPSLB juga menyetujui pengangkatan Rohan Hafas menjadi direktur hubungan kelembagaan, dan Susana Indah Kris Indriati menjadi direktur corporate banking. Adapun posisi direktur operasi akan dijabat oleh Tony Eko Boy Subari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!