Buwas Tetap Bertengger di Bulog, karena Keberanian dan Kebijakannya?
Kamis, 22 Oktober 2020 - 11:14 WIB
Nah untuk meredakan ketegangan kasus Cicak vs Buaya, Budi Waseso kemudian dikirim ke BNN pada pertengahan 2015. Budi menggantikan Anang Iskandar yang didapuk menjadi Kabareskrim menggantikan Budi sendiri. Kejadian ini kemudian dikenal sebagai tukar posisi antara Buwas dan Anang.
Perjalanan karir Budi Waseso di kepolisian terbilang moncer. Di tahun 2009, Buwas menjabat sebagai Kepala Bidang Propram Polda Jateng. Setahun kemudian, dirinya ditarik ke Mabespolri untuk menempati posisi Kepala Pusat Pengamanan Internal Mabes Polri.
Pria kelahiran 19 Februari tahun 1960 ini sempat menjadi Kapolda Gorontalo pada Juli 2012 dengan pangkat Brigjen. Ketika menjabat Kapolda Gorontalo, Buwas menunjukkan tajinya terhadap Gubernur Gubernur Gorontalo Ruslie Habibie sehingga berakhir di persidangan pada tahun 2015. Buwas pun memenangkan pertarungan itu karena Rusli divonis 8 bulan penjara atas kasus pencemaran nama baik terhadap Buwas.
Setahun dua bulan menjabat Kapolda Gorontalo, Budi Waseso dimutasi ke Mabes Polri. September 2013, ia naik pangkat menjadi inspektur jenderal dan menjabat widyaiswara utama. ( Baca juga:Erick Thohir Rombak Direksi Bulog, Buwas Digeser? )
Keberanian lain Buwas adalah mencegat Kepala Bareskrim Komisaris Jenderal Susno Duadji saat hendak terbang ke Singapura di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada April 2010. Susno saat itu dinilai melanggar aturan karena pergi tanpa izin dari pimpinan Polri.
Perjalanan karir Budi Waseso di kepolisian terbilang moncer. Di tahun 2009, Buwas menjabat sebagai Kepala Bidang Propram Polda Jateng. Setahun kemudian, dirinya ditarik ke Mabespolri untuk menempati posisi Kepala Pusat Pengamanan Internal Mabes Polri.
Pria kelahiran 19 Februari tahun 1960 ini sempat menjadi Kapolda Gorontalo pada Juli 2012 dengan pangkat Brigjen. Ketika menjabat Kapolda Gorontalo, Buwas menunjukkan tajinya terhadap Gubernur Gubernur Gorontalo Ruslie Habibie sehingga berakhir di persidangan pada tahun 2015. Buwas pun memenangkan pertarungan itu karena Rusli divonis 8 bulan penjara atas kasus pencemaran nama baik terhadap Buwas.
Setahun dua bulan menjabat Kapolda Gorontalo, Budi Waseso dimutasi ke Mabes Polri. September 2013, ia naik pangkat menjadi inspektur jenderal dan menjabat widyaiswara utama. ( Baca juga:Erick Thohir Rombak Direksi Bulog, Buwas Digeser? )
Keberanian lain Buwas adalah mencegat Kepala Bareskrim Komisaris Jenderal Susno Duadji saat hendak terbang ke Singapura di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada April 2010. Susno saat itu dinilai melanggar aturan karena pergi tanpa izin dari pimpinan Polri.
Lihat Juga :