Pekerja Didominasi SMA ke Bawah Sebabkan Produktivitas Rendah

Jum'at, 23 Oktober 2020 - 20:12 WIB
Sementara untuk pendidikan SMA dan SMK masing-masing 28,2% dan 24,5%. Sedangkan bagi pendidikan Diploma hanya 3,1%. Sedangkan yang tingkat pendidikannya sarjana adalah sebesar 10,5%.

“Sementara yang menganggur didominasi dengan tingkat pendidikannya yang lebih bagus. SMA, SMK, Diploma dan Perguruan Tinggi. Yang bekerja tingkat pendidikannya rendah, yang nganggur justru mereka lebih baik pendidikannya,” jelasnya.

(Baca juga: Tertarik Beasiswa Pendidikan Kursus Bahasa Turki, Segera Daftar di Sini )

Menurut Ida, karena tidak adanya linked and match maka pendidikan vokasi yang didapatkan tidak diterima di pasar kerja. Sementara yang bekerja, justru kompetensinya rendah karena pendidikan yang rendah.

“Karena pendidikan rendah menyebabkan kompetensinya rendah menyebabkan produktifitas rendah. Akibatnya di antara negara-negara ASEAN, kita berada di bawah rata-rata negara Asia,” jelas Ida.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!