Menuju Produsen Halal Dunia, Program Substitusi Impor Harus Didorong

Minggu, 25 Oktober 2020 - 03:03 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin. Foto/Dok SINDOphoto/Eko Purwanto
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menyatakan, upaya menjadikan Indonesia sebagai pusat produsen produk halal dunia harus didukung dengan sejumlah strategi. Diantaranya program substitusi impor dan mendorong perkembangan industri bahan substantif material halal pengganti (substitusi material non halal).

Menurut Wapres, hal tersebut penting dilakukan untuk mengurangi nilai impor atas produk halal dari negara lain. "Kemandirian atas material halal substitusi sebagai pengganti bahan non-halal itu, juga akan mendorong berkembangnya industri UMKM Indonesia yang saat ini merupakan pemasok bahan baku industri," ujar dia dalam acara webinar strategis nasional 'Indonesia Menuju Pusat Produsen Halal Dunia', Sabtu (24/10/2020).



(Baca juga: Konsumsi Mamin Halal Diprediksi Capai USD1,972 Triliun pada 2024 )

Wapres juga menegaskan perlunya dilakukan upaya untuk meningkatkan kapasitas UMKM agar dapat mendukung Indonesia menjadi produsen halal terbesar di dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!