Bisnis Agen Perjalanan Wisata Mulai Ngegas Tipis-Tipis
Senin, 26 Oktober 2020 - 18:54 WIB
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) menyebut, 7.000 ribu anggotanya terdampak pandemi Covid-19 . Tercatat, 90% hingga 95% agen perjalanan selama delapan bulan terakhir tidak menjalankan bisnisnya.
Menurut Ketua Umum Asita Nunung Rusmiati, kondisi itu sangat memukul industri agen perjalanan . Pasalnya, mobilitas masyarakat dibatasi guna mencegah penularan Covid-19. ( Baca juga:Libur Panjang, Asita Sebut Daerah Ini Bakal Diburu Wisatawan )
"Jadi poinnya, betul-betul anggota Asita ini 'tiarap'," kata dia dalam diskusi virtual bertajuk Protokol Kesehatan di Bandara dan Tempat Wisata, Senin (26/10/2020).
Dia menjelaskan, sebelum adanya PSBB transisi, sekitar 90% hingga 95% anggota Asita tidak menjalankan bisnisnya. Akan tetapi, lanjut dia, sejalan dengan PSBB transisi ini, bisnis agen perjalanan mulai bergeliat.
Menurut Ketua Umum Asita Nunung Rusmiati, kondisi itu sangat memukul industri agen perjalanan . Pasalnya, mobilitas masyarakat dibatasi guna mencegah penularan Covid-19. ( Baca juga:Libur Panjang, Asita Sebut Daerah Ini Bakal Diburu Wisatawan )
"Jadi poinnya, betul-betul anggota Asita ini 'tiarap'," kata dia dalam diskusi virtual bertajuk Protokol Kesehatan di Bandara dan Tempat Wisata, Senin (26/10/2020).
Dia menjelaskan, sebelum adanya PSBB transisi, sekitar 90% hingga 95% anggota Asita tidak menjalankan bisnisnya. Akan tetapi, lanjut dia, sejalan dengan PSBB transisi ini, bisnis agen perjalanan mulai bergeliat.
Lihat Juga :