Memaknai Kunjungan Menlu AS Pompeo Bertemu Jokowi, Benarkah Mengincar Natuna?

Kamis, 29 Oktober 2020 - 23:52 WIB
Jepang tampaknya tidak ingin ditelikung dua kali seperti saat China tiba-tiba diberi kepercayaan menggarap mega proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, yang studi awalnya digagas Jepang.

Di luar itu, kerja sama AS-Indonesia di sektor pertahanan juga menarik dicermati. Apalagi dalam pernyataan bersama antara Retno Marsudi dengan Pompeo ditegaskan bahwa penguatan kerja sama pertahanan meliputi penguatan kemampuan pertahanan, pelatihan dan kerjasama intelijen serta kerjasama maritim.

Dari kerja sama ini bukan tidak mungkin nantinya akan ada perjanjian jual beli perangkat ketahanan yang dibungkus dalam kerangka perdagangan bilateral.

Peningkatan kerja sama antara Indonesia-AS ini juga disambut baik oleh Presiden Jokowi. Orang nomor satu di Indonesia itu bahkan mengungkapkan bahwa AS dan Indonesia selama ini adalah teman sejati (true friend) karena telah menjalin kemitraan dengan baik. Namun, kata Jokowi, untuk mewujudkan hal tersebut tidak bisa terjadi begitu saja karena perlu usaha untuk mewujudkannya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!