Hati-Hati! Pulang Liburan Pasar Modal Hadapi Resesi

Jum'at, 30 Oktober 2020 - 12:37 WIB
Pemerintah diminta waspada karena sepulang liburan pasar modal menghadapi resesi. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Pemerintah diminta waspada karena sehabis liburan pasar modal menghadapi pengumuman resesi. Hal itu disebabkan karena pertumbuhan ekonomi diproyeksikan terkontraksi minus 2,9% pada kuartal III 2020. Director Business & Strategy BNI Sekuritas Arianto menegaskan dampak resesi akan berpengaruh signifikan terhadap ketidakpastian pasar. Sebab itu kondisi tersbeut perlu disiapkan antisipasi pemerintah.

"Tetap hati-hati, karena modal butuh bantuan dari pemerintah untuk memulihkan kepercayaan investor," ujar Arianto saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Jumat (30/10/2020).



Baca Juga: Cegah Resesi, Mendag Jaga Stabilitas Harga Sembako

Menurut dia perlu langkah konkrit yang harus disiapkan pemerintah agar pasar modal tidak diterjang sentimen negatif. Sementara untuk kalangan ekonomi bawah bisa jadi tidak terlalu pusing dengan istilah resesi karena hidup sudah sulit. "Masyarakat ekonomi bawah mungkin sudah tidak bisa membedakan resesi karena hidup sudah sulit. Harus ada langkah konkrit agar pasar modal jangan mendapatkan sentimen negatif," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!