Kisah September Kelabu Bagi Pasar Modal dan UU Cipta Kerja Jadi Harapan
Selasa, 03 November 2020 - 20:57 WIB
Bulan September merupakan bulan yang cukup challenging bagi pasar modal Indonesia. Beberapa indikator ekonomi terlihat menunjukkan penurunan. Foto/Dok
JAKARTA - Bulan September merupakan bulan yang cukup challenging bagi pasar modal Indonesia . Beberapa indikator ekonomi terlihat menunjukkan penurunan.
"Karena PSBB yang lebih ketat di bulan September, aktivitas manufaktur kembali terkontraksi ke level 47.2, setelah bulan sebelumnya menunjukkan ekspansi," ujar Wealth Management Head, Bank OCBC NISP Juky Mariska di Jakarta, Selasa (3/11/2020).
(Baca Juga: IHSG Dibuka Masuk ke Zona Hijau, Efek Ditekennya UU Ciptaker? )
Deflasi pun masih terjadi untuk bulan ketiga secara berturut-turut yang mengindikasikan konsumsi masyarakat semakin menurun. Sementara cadangan devisa (Cadev) pada akhir bulan September juga turun menjadi USD135.2 miliar, dibandingkan bulan sebelumnya yang menyentuh rekor USD137 miliar.
"Karena PSBB yang lebih ketat di bulan September, aktivitas manufaktur kembali terkontraksi ke level 47.2, setelah bulan sebelumnya menunjukkan ekspansi," ujar Wealth Management Head, Bank OCBC NISP Juky Mariska di Jakarta, Selasa (3/11/2020).
(Baca Juga: IHSG Dibuka Masuk ke Zona Hijau, Efek Ditekennya UU Ciptaker? )
Deflasi pun masih terjadi untuk bulan ketiga secara berturut-turut yang mengindikasikan konsumsi masyarakat semakin menurun. Sementara cadangan devisa (Cadev) pada akhir bulan September juga turun menjadi USD135.2 miliar, dibandingkan bulan sebelumnya yang menyentuh rekor USD137 miliar.
Lihat Juga :