Pertamina UMKM Academy Fast Track 2020 Targetkan 500 UMKM Binaan Naik Kelas
Selasa, 10 November 2020 - 13:08 WIB
Fajriyah melanjutkan, kriteria tersebut meliputi jumlah pegawai, peningkatan nilai pinjaman, peningkatan kapasitas produksi, peningkatan omzet, pelibatan masyarakat sekitar untuk menghasilkan produk, pemasaran produk di luar kota/negeri, dan memperoleh sertifikat nasional/internasional. "Minimal satu dari kriteria tersebut telah dipenuhi sebagai parameter UMKM naik kelas," ungkapnya.
Dia menuturkan, peserta binaan akan diberikan pelatihan yang disesuaikan dengan kriteria UMKM tersebut. Secara garis besar, peserta akan diberi pelatihan pembuatan website, listing di situs e-commerce, pelatihan marketing, dan motivasi agar bisa tumbuh dan menginspirasi UMKM lainnya. Kemudian ada pelatihan implementasi aplikasi digital, sosial media dan otomatisasi produk.
"Acara ini kami gelar dalam rangka mengakselerasi UMKM agar semakin lebih mandiri. Kami yakin nantinya kegiatan materi yang disampaikan dari para ahli bisa membantu UMKM tersebut bisa menjalankan bisnisnya," tuturnya.
Manager SMEPP Pertamina Rudi Ariffianto mengatakan, sebelum dinyatakan layak mengikuti program UMKM Academy, peserta terlebih dahulu akan dilakukan kurasi dan verifikasi pada para mitra binaan. Kurasi dilakukan dengan masa pinjaman minimal 1 tahun dengan kolektibilitas lancar. Setelah itu terpilih 500 mitra binaan dan diverifikasi berdasarkan kemauan ikut serta program, kondisi usaha, dan penggunaan teknologi guna menunjang usaha.
"Kegiatan ini kami lakukan dengan cara kurasi pemilihan terhadap UMKM. Ini akan menjadi pilot project yang akan kami kembangkan secara tahunan," ujarnya. Rudi menjelaskan, setelah terverifikasi, para mitra binaan akan dikelompokkan berdasarkan kurikulum masing-masing kelas yang terdiri dari Go Modern, Go Digital, Go Online, dan Go Global.
Dia menuturkan, peserta binaan akan diberikan pelatihan yang disesuaikan dengan kriteria UMKM tersebut. Secara garis besar, peserta akan diberi pelatihan pembuatan website, listing di situs e-commerce, pelatihan marketing, dan motivasi agar bisa tumbuh dan menginspirasi UMKM lainnya. Kemudian ada pelatihan implementasi aplikasi digital, sosial media dan otomatisasi produk.
"Acara ini kami gelar dalam rangka mengakselerasi UMKM agar semakin lebih mandiri. Kami yakin nantinya kegiatan materi yang disampaikan dari para ahli bisa membantu UMKM tersebut bisa menjalankan bisnisnya," tuturnya.
Manager SMEPP Pertamina Rudi Ariffianto mengatakan, sebelum dinyatakan layak mengikuti program UMKM Academy, peserta terlebih dahulu akan dilakukan kurasi dan verifikasi pada para mitra binaan. Kurasi dilakukan dengan masa pinjaman minimal 1 tahun dengan kolektibilitas lancar. Setelah itu terpilih 500 mitra binaan dan diverifikasi berdasarkan kemauan ikut serta program, kondisi usaha, dan penggunaan teknologi guna menunjang usaha.
"Kegiatan ini kami lakukan dengan cara kurasi pemilihan terhadap UMKM. Ini akan menjadi pilot project yang akan kami kembangkan secara tahunan," ujarnya. Rudi menjelaskan, setelah terverifikasi, para mitra binaan akan dikelompokkan berdasarkan kurikulum masing-masing kelas yang terdiri dari Go Modern, Go Digital, Go Online, dan Go Global.
Lihat Juga :