Mendag: Kerjasama Dagang 15 Negara Bisa Dongkrak PDB 0,05%

Kamis, 12 November 2020 - 00:35 WIB
"Selain itu juga menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan, dan berpotensi mendorong PDB (Produk Domestik Bruto) pada 2021-2032 naik sekitar 0,05%. Kalau tidak ada RCEP akan turun 0,07%," ungkapnya.

Agus menambahkan, pengaruh RCEP ini didasari oleh pangsa pasar yang lumayan besar. RCEP memiliki pangsa pasar 29,6% penduduk dunia dan 29% PDB dunia. "Ini akan memasilitasi dan mendorong pembangunan kapasitas ekonomi dan kemampuan UKM dalam kawasan RCEP ini," jelasnya.

(Baca juga: Teken Perdagangan Bebas dengan 15 Negara, Mendag Janji RI Tak Kebanjiran Barang Impor )

Dalam kerja sama ini, Indonesia akan ditunjuk sebagai Ketua Komite Perundingan RCEP. Adapun, RCEP melibatkan 10 negara Asean diantaranya Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Filipina, Vietnam, Myanmar, Kamboja, Brunei Darussalalam, dan Laos. Sedangkan lima mitra dagang lain yaitu China, Korea Selatan, Australia, Jepang, dan Selandia Baru.

"India yang seharusnya ikut serta dalam perjanjian ini memutuskan untuk menarik diri tahun lalu. Meski begitu, masih ada opsi India ikut bergabung dalam RCEP kembali," tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!