Kementan Optimalkan Fungsi Penyuluh Pertanian

Sabtu, 21 November 2020 - 05:40 WIB
“Capaian Laput Kementan per Oktober 2020 adalah 4.039 atau 67,89% dari 34 provinsi. Hasil pencapaian dibedakan warna sebagai penanda kategori, untuk memudahkan monitoring dan evaluasi,” kata Dedi Nursyamsi pada virtual meeting di Jakarta, Jumat (20/11/2020).

(Baca juga:Kementan Beri Pembekalan ToT SIMURP pada Penyuluh Pertanian)

Menurutnya, ada 17 provinsi masuk kategori hijau, delapan provinsi masuk kategori kuning dan sembilan provinsi berada di kategori merah. Pelaporan dilaksanakan tiap Jumat secara online oleh petugas pengelola data BPP. "Provinsi di kategori kuning dan merah akan terus dilakukan pengawalan dan pendampingan oleh penyuluh pertanian pusat sesuai wilayah binaannya masing-masing,” kata Dedi Nursyamsi didampingi Kabid Penyelenggaraan Penyuluhan - Pusluhtan BPPSDMP, Joko Samiyono.

(Baca juga:Penyuluh Pertanian Lapangan Wajib Dampingi Petani Dikampung)

Di hadapan 300-an partisipan virtual meeting dan lebih 5.000 pemirsa live streaming MSPP, Dedi Nursyamsi mengajak penyuluh bekerja keras mendukung input data Laput. Pasalnya, ada beberapa BPP KostraTani yang belum melaporkan maupun baru sebagian mengacu monitoring dan evaluasi (Monev) pada Oktober 2020.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!