Di Tengah Pandemi, XL Axiata Tetap Raih Pertumbuhan Kinerja Positif
Senin, 11 Mei 2020 - 11:15 WIB
Neraca perusahaan juga tetap sehat dengan saldo kas yang lebih tinggi setelah proses penjualan menara. Rasio hutang bersih terhadap EBITDA juga ada di bawah 1x. Free Cash Flow (FCF) perusahaan juga dalam kondisi yang sehat, meskipun ada kenaikan pada komitmen untuk keperluan capex dan roll-out 2020. FCF meningkat 82% YoY menjadi Rp 1,4 triliun.
Pada akhir Maret 2020, XL Axiata tidak memiliki utang dalam mata uang US Dollar, dengan komposisi 46% di antaranya berbunga floating dan masa jatuh tempo yang tidak bersamaan.
Baca Juga : Pelindo IV Optimistis Kinerja Perseroan Tumbuh 8,9 Persen
Pada akhir Maret 2020, XL Axiata tidak memiliki utang dalam mata uang US Dollar, dengan komposisi 46% di antaranya berbunga floating dan masa jatuh tempo yang tidak bersamaan.
Baca Juga : Pelindo IV Optimistis Kinerja Perseroan Tumbuh 8,9 Persen
(sri)
Lihat Juga :