RI-Denmark Perkuat Kerja Sama Pengembangan Energi Terbarukan
Selasa, 24 November 2020 - 20:00 WIB
Menurut dia, sehubungan dengan meningkatnya jumlah negara yang berkomitmen untuk melaksanakan netralitas karbon dan keuangan internasional mulai beralih dari batubara dan bahan bakar fosil lainnya, kerja sama antara Indonesia dan Denmark akan menjadi contoh untuk meningkatkan energi terbarukan sekaligus mengurangi ketergantungan pada batu bara. "Dengan perjanjian ini, kedua negara mengambil langkah bersama untuk memerangi krisis iklim global," ungkap Jorgensen.
Adapun kegiatan INDODEPP secara garis besar terdiri dari tiga tujuan yang terdiri dari rencana dan regulasi jangka panjang, integrasi energi terbarukan, dan peningkatan strategi nasional untuk efesiensi energi.
(Baca Juga: Pemanfaatan Energi Terbarukan dan Konservasi Energi untuk Ketahanan Energi Nasional)
Sebagai tindak lanjut pertemuan bilateral hari ini, Dirjen EBTKE akan memimpin Mini-steering Committee Meeting terkait Kerjasama Indonesia - Denmark setingkat Eselon I yang akan membahas antara lain tentang Indonesia Denmark Energy Partnership Programme (INDODEPP) for 2020-2025; Rencana penandatangan Implementing Agreement INDODEPP 2020-2025 dengan Dirjen EBTKE sebagai tindak lanjut dari MoU yg ditandatangani pada pertemuan tingkat Menteri; Rencana Penandatangan Non Disclosure Agreement antara Danish Energy Agency dan PT PLN (Persero).
"Sumber energi yang lebih terjamin, serta akses energi yang terjangkau, nantinya akan membuat energi terbarukan memegang peranan penting dalam membantu pemulihan kondisi ekonomi global pasca pandemi Covid-19 ini, sehingga Indonesia yang kaya akan sumber energi terbarukan dapat menjadi partner kerjasama yang potensial bagi Denmark untuk berpartisipasi dalam pengembangan dan investasi di sektor EBT," pungkas Arifin.
Adapun kegiatan INDODEPP secara garis besar terdiri dari tiga tujuan yang terdiri dari rencana dan regulasi jangka panjang, integrasi energi terbarukan, dan peningkatan strategi nasional untuk efesiensi energi.
(Baca Juga: Pemanfaatan Energi Terbarukan dan Konservasi Energi untuk Ketahanan Energi Nasional)
Sebagai tindak lanjut pertemuan bilateral hari ini, Dirjen EBTKE akan memimpin Mini-steering Committee Meeting terkait Kerjasama Indonesia - Denmark setingkat Eselon I yang akan membahas antara lain tentang Indonesia Denmark Energy Partnership Programme (INDODEPP) for 2020-2025; Rencana penandatangan Implementing Agreement INDODEPP 2020-2025 dengan Dirjen EBTKE sebagai tindak lanjut dari MoU yg ditandatangani pada pertemuan tingkat Menteri; Rencana Penandatangan Non Disclosure Agreement antara Danish Energy Agency dan PT PLN (Persero).
"Sumber energi yang lebih terjamin, serta akses energi yang terjangkau, nantinya akan membuat energi terbarukan memegang peranan penting dalam membantu pemulihan kondisi ekonomi global pasca pandemi Covid-19 ini, sehingga Indonesia yang kaya akan sumber energi terbarukan dapat menjadi partner kerjasama yang potensial bagi Denmark untuk berpartisipasi dalam pengembangan dan investasi di sektor EBT," pungkas Arifin.
(fai)
Lihat Juga :