Di Depan Anggota DPR, Pertamina Beberkan Alasan Pembentukan Subholding

Rabu, 25 November 2020 - 13:17 WIB
Untuk Pertamina Power Indonesia salah satu tugasnya adalah mengawal transisi energi Pertamina. Penugasan ini seiring dengan sikap optimistis manajemen terhadap pengurangan hidrokarbon dan meningkatnya karbon sinks. Selain itu, adanya renewable resource atau sumber daya alam (SDA) yang dapat diperbaharui, serta elektrifikasi.

"Kami, Power and RNE memiliki peran salah satunya itu mengawal transisi energinya Pertamina. Kami melihat Pertamina ke depan adanya inisiatif, baik itu secara global maupun pemerintah bahwa ke depannya hidrokarbon semakin menurun dan digantikan dengan karbon sinks. Kemudian sifatnya elektrifikasi dan kedua renewable. Jadi akan lebih banyak cara agar masyarakat mengkonsumsi energi lebih banyak bersifat renewable dan energi bersih," kata dia. ( Baca juga:Lebih Dekat dengan Arya Saloka, Pemeran Aldebaran di Sinetron Ikatan Cinta )

Sementara dari sisi bisnis, ada beberapa sektor yang dinilai sangat potensial di pasaran. Seperti, biodiesel, Solar panel, dan integrated power plant.

"Dari sisi bidang bisnisnya, ada beberapa sektor, yaitu market untuk internal Pertamina, integrated power plant, kemudian solar TV, biodiesel, dan hidro. Dari sisi manufaktur, kita memproduksi solar cell. Inisiatif berkoordinasi juga dengan PT PLN, PT LEN, kemudian battery juga. Berdasarkan amanat ini kami akan proses ke depan," kata dia.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!