OJK Ungkap Tantangan yang Dihadapi Perbankan

Kamis, 26 November 2020 - 00:21 WIB
Selain itu, dia menyebutkan bahwa ada masalah terkait ketimpangan literasi dan inklusi keuangan. Kenaikan indeks inklusi keuangan belum diikuti kenaikan indeks literasi. "Butuh pemerataan indeks inklusi dan literasi terutama sektor prioritas, investasi ilegal juga masih marak," ucap Anung.

Baca Juga: Biar Nggak Kena Tipu, Cek Daftar Resmi Pinjaman Online dari OJK!

Ditambah lagi, ada tuntutan pembiayaan perekonomian nasional. Ada kebutuhan investasi pembangunan nasional tahun 2020-2024. Selain itu, pembiayaan UMKM juga masih terbatas. "Masih terbatas instrumen sustainable finance dan insentifnya. Efisiensi perbankan juga belum kompetitif," imbuhnya.

Lalu, dia menilai bahwa perkembangan perbankan syariah belum optimal dan pasar keuangan juga masih dangkal. "Ada perubahan kebutuhan konsumen pula, mereka mencari one stop shop produk keuangan, butuh yang praktis," tukas Anung.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!