Jangan Hanya Fokus ke Konglomerat, Bank Syariah BUMN Harus Jawab Keraguan Masyarakat

Kamis, 26 November 2020 - 09:45 WIB
Peningkatan porsi pembiayaan ke UMKM wajib masuk ke Rencana Bisnis Bank Syariah BUMN sehingga tidak sekedar memenuhi persyaratan minimum Bank Indonesia di 20%. "Ini menjawab keraguan masyarakat bahwa Bank Syariah BUMN hanya fokus ke konglomerat," ungkapnya.

Selain itu, konsep Bank Wakaf Mikro (BWM) sekarang yang pesantren-based sudah bagus karena memang kemajuan ekonomi syariah Indonesia salah satunya bergantung banyak dari kyiai-kyiai di pesantren. "Sangat krusial untuk meningkatkan literasi keuangan manajemen pengelola BWM tentang produk," bebernya.

(Baca Juga: Merger 3 Bank Syariah BUMN, Pengusaha: Dorong Kemajuan Umat dalam Konteks Ekonomi )

Sebelumnya Wakil Presiden Ma’ruf Amin berharap layanan pinjaman mikro berbasis syariah, seperti Bank Wakaf Mikro (BWM), tidak dilupakan setelah merger bank syariah dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) beroperasi.

Pesan tersebut disampaikan langsung oleh Wapres Ma’ruf Amin kepada Menteri urusan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dalam pertemuan keduanya di rumah dinas wapres Jakarta, awal pekan lalu, kata Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!