Soal Industri Halal, Ternyata RI Kalah Start dengan Thailand

Senin, 30 November 2020 - 13:46 WIB
Anwar menambahkan, di saat Indonesia belum mengenal industri halal atau bagaimana ekonomi syariah berkembang justru di Thailand yang notabene penduduk muslimnya hanya lima persen visinya sudah mengetahui dapur halal dunia. "Dan 25 persen ekspor halal bumbu dunia itu disuplai Thailand, yang mengembangkan Prof Winai Dahlan, orang Jogja juga," katanya.

Dia menyebut, saat negara lain melakukan pemetaan untuk mengembangkan ekonomi syariah sebagai bagian daripada kontribusi terhadap ekonominya, Indonesia baru melakukannya di tahun 2017 dan bertekad untuk menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia.

"Dari situ lah mulai kita gulirkan bagaimana memframming bagaimana ekonomi dan keuangan syariah bersama-sama, tidak terlepas. Jadi, kita sudah punya visi dan itu sudah diterjemahkan, kita sudah punya master plan," ucapnya.

Baca Juga: Sudah Jadi Tren Dunia, Bos BI: Produk Halal Bukan Masalah Agama

Menurutnya, secara frame, ekonomi dan syariah sekarang sudah menjadi bagian dari kebijakan ekonomi nasional, karena sudah dipimpin langsung pelaksanaannya oleh presiden dan ketua hariannya wakil presiden ditambah 15 lembaga turut serta termasuk Bank Indonesia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!