OJK: Kondisi Pasar Modal RI Berangsur Membaik

Selasa, 01 Desember 2020 - 11:51 WIB
Ilustrasi bursa saham. FOTO/Yorri Farli
JAKARTA - Kondisi pasar modal Indonesia di tengah pandemi Covid-19 terus mengalami perbaikan. Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) , sejumlah segmen di pasar modal terdapat adanya perkembangan. Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 1A OJK, Luthfy Zain Fuady mengatakan, perkembangan pertama dilihat dari nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana yang meningkat 2,93 persen per 27 November 2020 dibandingkan dengan akhir tahun 2019, begitu juga jumlah reksa dana yang mengalami peningkatan.

"Untuk NAB reksa dana, alhamdulillah kalau dibanding akhir tahun lalu sampai hari ini masih mencatat kenaikan 2,93 persen untuk NAB reksa dana, dari Rp542 triliun di akhir tahun lalu, sekarang di Rp558 triliun di 27 November. Jumlah reksa dana pun mengalami peningkatan 1,65 persen dari 2.181 menjadi 2.217 per 27 November," ujar Luthfy dalam Media Gathering 2020, Selasa (1/12/2020).



Baca Juga: Kabar Buruk Covid, Rupiah Tetap Optimistis di Bawah Rp14.000

Kemudian, dilihat dari segmen emisi efek emiten, meskipun tahun ini cukup berat, tetapi pasar modal masih mencatat adanya 154 emisi, baik perusahaan yang menawarkan efeknya di pasar modal, ekuitas dan surat utang dengan total Rp103,3 triliun. "Ada yang IPO, right issue ada yang penawaran umum EBUS, ada juga PUB penawaran umum berkelanjutan," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!