Ketika Bahlil Bernostalgia Tentang Peran UMKM Saat Krisis Dulu
Selasa, 01 Desember 2020 - 22:39 WIB
Tak hanya itu, di sisi pembukaan lapangan kerja saat ini, usaha mikro tersebut mampu menyerap sebanyak 120 juta lapangan pekerjaan. Hal itu sebanding dengan jumlah unit usaha UMKM di sejumlah wilayah di Indonesia yang tercatat hingga mencapai 99,7%.
"Jadi tak perlu merasa malu untuk mengatakan bahwa kita adalah pengusaha umkm. Tidak boleh ada perasaan itu," kata Bahlil. ( Baca juga:Mobil Tabrak Para Pejalan Kaki di Kota Trier Jerman, Dua Orang Tewas )
Krisis moneter berakibat pada kontraksinya ekonomi Indonesia secara signifikan, karena defisit ekonomi Indonesia mencapai 13%, inflasi ekonomi 88%, serta cadangan devisa dengan 17 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Namun UMKM mampu memberikan kontribusi untuk memulihkan perekonomian Tanah Air.
"Di saat defisit ekonomi kita 13%, inflasi ekonomi kita 88%, dan cadangan devisa dengan 17 miliar dolar AS, UMKM mampu memberikan kontribusinya yang luar biasa," kata dia.
"Jadi tak perlu merasa malu untuk mengatakan bahwa kita adalah pengusaha umkm. Tidak boleh ada perasaan itu," kata Bahlil. ( Baca juga:Mobil Tabrak Para Pejalan Kaki di Kota Trier Jerman, Dua Orang Tewas )
Krisis moneter berakibat pada kontraksinya ekonomi Indonesia secara signifikan, karena defisit ekonomi Indonesia mencapai 13%, inflasi ekonomi 88%, serta cadangan devisa dengan 17 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Namun UMKM mampu memberikan kontribusi untuk memulihkan perekonomian Tanah Air.
"Di saat defisit ekonomi kita 13%, inflasi ekonomi kita 88%, dan cadangan devisa dengan 17 miliar dolar AS, UMKM mampu memberikan kontribusinya yang luar biasa," kata dia.
(uka)
Lihat Juga :