Tahun Depan, Pelaku UMKM Masuk Daftar Investor Nasional

Rabu, 02 Desember 2020 - 02:55 WIB
itu karena sumbangan yang mereka berikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional. "Ada kesadaran kolektif bahwa orang yang mau jadi pengusaha tidak mesti harus berada di Jakarta, Bapak dan Ibu ini juga adalah pengusaha nasional yang berada di daerah, karena tidak semua pengusaha di Jakarta itu hebat. Orang orang di daerah itu adalah orang hebat," kata dia.

Dalam kesempatan itu, dia menguraikan satu konsep pembangunan ekonomi secara berkesinambungan. Dalam aspek bisnis, Bahlil memahami bahwa ekonomi berkesinambungan merupakan upaya yang dilakukan secara terus-menerus. Di mana, usaha dari titik paling kecil menuju titik yang besar atau berusaha dari yang kecil untuk menata yang paling besar.

(Baca juga: Terkait Kasus Ekspor Benih Lobster, KPPU Akan Panggil 40 Pengusaha )

"Dan saya secara pribadi harus mengatakan, harus memulai dari UMKM, saya pernah menjual kue di sekolah, saya pernah menjadi pegawai asuransi, saya pernah memulai bisnis dengan omset Rp60 juta, dan gak perlu malu, tidak ada sesuatu yang besar dalam berbisnis itu langsung jadi," tegas dia.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!