Minat Investasi Syariah? Cek Dulu Profil Risikonya

Minggu, 06 Desember 2020 - 20:21 WIB
Foto:SINDOnews/Ilustrasi
JAKARTA - Setiap orang memiliki profil risiko atau sejauh mana dapat menanggung risiko. Sebelum berinvestasi, harus mengetahui profil risikomu agar dapat memilih instrumen investasi yang sesuai dengan tujuan keuanganmu dan risikonya dapat toleransi

Juru Bicara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sekar Putih Djarot mengatakan berbagai tips pilihan instrumen investasi syariah sesuai dengan profil risiko. Jika memilih resiko konservatif ini memilih instrumen yang cenderung memilih investasi yang stabil, berisiko rendah atau tidak berisiko sama sekali.



"Produk ini cocok untuk investor pemula yang masih perlu mengasah kemampuan melakukan analisis dan manajemen risiko," kata Sekar di Jakarta, Minggu (6/12/2020).

Baca Juga : Insya Allah, Awal Tahun Depan Bank Syariah Terbesar di Indonesia Sudah Beroperasi

Adapun investasi dengan profil risiko konservatif ini lebih cocok untuk memilih tabungan syariah, deposito syariah, reksa dana syariah, pasar uang dan sukuk negara.

Sedangkan profil resiko moderat yang menyukai middle risk dan midle return. Ini masih bisa menoleransi risiko yang tidak terlalu besar dan masih berhati-hati dalam memilih produk investasi yang aman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!