Industri Properti Berikan Dampak Positif ke Pasar Gipsum

Senin, 07 Desember 2020 - 08:32 WIB
Produsen plafon dan dinding gipsum ini menggandeng sejumlah praktisi dan komunitas dari berbagai latar belakang yang berbeda, mulai dari arsitek, lighting consultant hingga komunitas. (Baca juga: Penanganan terkini Kanker Usus Besar)

“Melalui beragam kegiatan diharapkan hasil kolaborasi ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat dalam mengeksplorasi bentuk ruang, material, dan desain,” imbuhnya.

Suzana menambahkan, kegiatan tersebut juga bisa dijadikan sebagai sumber pengetahuan baru terhadap tren dunia desain dan konstruksi sehingga mampu meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat Indonesia.

Pada tahun lalu Jayaboard menguasai sekitar 40% market share pasar domestik. Sebagian produknya diekspor untuk memenuhi permintaan gipsum di luar negeri. Pada 2019 lalu perusahaan ini juga berencana mengembangkan produksi di Cilegon dan Gresik. Kapasitas di Gresik mencapai 15 juta sampai 20 juta meter persegi untuk melayani Indonesia bagian timur. (Lihat videonya: Tim Satgas Tinombala Memburu Kelompok MIT)

Menurut Suzana, saat ini pihaknya menyiapkan Jayaboard Design Culture untuk mengedukasi dan menginspirasi masyarakat. “Mengingat budaya desain masih dan akan selalu berkembang di Indonesia, diharapkan kolaborasi ini dapat menciptakan ekosistem yang inovatif, produktif, dan terus berkembang,” ujarnya. (Anton C)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!