Kemnaker Menggali Tantangan Penempatan Pekerja Migran
Rabu, 09 Desember 2020 - 02:51 WIB
Kementerian Ketenagakerjaan bersama petugas Desa Migran Produktif (Desmigratif) meninjau sejumlah lokasi pelayanan dan pemberdayaan masyarakat di Provinsi DIY. Foto/Dok
YOGYAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama petugas Desa Migran Produktif (Desmigratif) meninjau sejumlah lokasi pelayanan dan pemberdayaan masyarakat di Provinsi DIY. Peninjauan ini bertujuan menggali dan mendiskusikan tantangan kondisi di lapangan dalam pelaksanaan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan program Desmigratif.
"Dari hasil kunjungan ini diharapkan dapat memberi inspirasi dalam pelaksanaan pelayanan dan pemberdayaan PMI dan keluarganya di daerah masing-masing," kata Direktur Penempatan dan Pelindungan Tenaga Kerja Luar Negeri, Eva Trisiana di Yogyakarta.
(Baca Juga: DIY Bukan Kantong Pekerja Migran, Peminat Tinggi Saat Tata Kelola Terus Diperbaiki )
Tujuh lokasi pemberdayaan masyarakat di DIY yang dikunjungi adalah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Sleman, Desa wisata Garongan, Bumdes Tridadi Makmur, Jejamuran, Koperasi Ikapim, Khansa Snack and Food, dan Hidroponik.
"Dari hasil kunjungan ini diharapkan dapat memberi inspirasi dalam pelaksanaan pelayanan dan pemberdayaan PMI dan keluarganya di daerah masing-masing," kata Direktur Penempatan dan Pelindungan Tenaga Kerja Luar Negeri, Eva Trisiana di Yogyakarta.
(Baca Juga: DIY Bukan Kantong Pekerja Migran, Peminat Tinggi Saat Tata Kelola Terus Diperbaiki )
Tujuh lokasi pemberdayaan masyarakat di DIY yang dikunjungi adalah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Sleman, Desa wisata Garongan, Bumdes Tridadi Makmur, Jejamuran, Koperasi Ikapim, Khansa Snack and Food, dan Hidroponik.
Lihat Juga :