Pertumbuhan Kredit Diperkirakan Hanya Tembus 5% Pada 2021

Senin, 14 Desember 2020 - 22:09 WIB
Tahun depan diperkirakan penyaluran kredit dan pembiayaan tumbuh tipis. Foto/Dok.
JAKARTA - Membaiknya beberapa sektor industri pada akhir 2020 diperkirakan akan berlanjut pada 2021 mendatang. Salah satu yang tumbuh adalah sektor properti dimana para pelaku usaha di sektor ini optimistis akan mencapai pertumbuhan sebesar 20% pada tahun depan. Ada tiga tren yang akan mendorong pertumbuhan di sektor properti di 2021. Pertama, adanya sentimen positif akibat disahkannya UU Cipta Kerja . Kedua, demografi penduduk Indonesia. Ketiga dukungan perbankan yang kuat dengan adanya fasilitas Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kepemilikan Apartemen (KPA) .

(Baca Juga : Jabar dan Banten, Jadi Provinsi Terbanyak Dapat KPR Bersubsidi )



Dari sisi penyaluran kredit, peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dinilai sangat membantu perbankan mencegah terjadinya kredit macet di masa pandemi Covid-19, terutama dari kebijakan relaksasi pinjaman dan pembiayaan. Kebijakan ini juga akan memperkuat kinerja industri keuangan tahun 2021. “Peran OJK sangat membantu perbankan, terutama terkait relaksasi yang dilakukan oleh OJK, sehingga bank bisa leluasa melakukan restrukturisasi kredit dan pembiayaan,” jelas Ekonom PT Bank Mandiri Tbk, (BMRI) Andry Asmoro di Jakarta, Senin (14/12/2020).

(Baca Juga : Survei Membuktikan: Mayoritas Pembeli Rumah Masih Cicil Pakai KPR )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!