Tahun Depan Penjualan Mobil Diprediksi Kembali Ngegas
Selasa, 15 Desember 2020 - 18:11 WIB
Dengan ditemukannya vaksin Covid-19, perekonomian Indonesia yang terkena dampak diharapkan dapat kembali berangsur normal, termasuk industri otomotif. Penelitian yang dilakukan oleh Inventure menunjukkan bahwa 55,6% dari 627 responden menyatakan dalam waktu enam bulan setelah vaksin diproduksi, masyarakat akan lebih memilih untuk membeli mobil bekas.
"Kami percaya bahwa pada tahun 2021, penjualan mobil bekas akan semakin meningkat," jelasanya. ( Baca juga:Dicecar 50 Pertanyaan oleh Penyidik Polda Jabar, Bupati Bogor Tegaskan Kegiatan HRS Tak Berizin )
Senada dengan Aditya, pengamat otomotif sekaligus Presiden Direktur Dyandra Promosindo Hendra Noor Saleh mengatakan, pihaknya optimistis bahwa penjualan mobil pada tahun 2021 akan meningkat. Hal itu dapat dilihat dari penjualan mobil yang sudah mulai tumbuh dari bulan Agustus.
"Tahun 2021 ada kemungkinan lonjakan penjualan mobil, bahkan penjualan mobil ini bisa melawati capaian pada tahun 2019." ujar Hendra.
"Kami percaya bahwa pada tahun 2021, penjualan mobil bekas akan semakin meningkat," jelasanya. ( Baca juga:Dicecar 50 Pertanyaan oleh Penyidik Polda Jabar, Bupati Bogor Tegaskan Kegiatan HRS Tak Berizin )
Senada dengan Aditya, pengamat otomotif sekaligus Presiden Direktur Dyandra Promosindo Hendra Noor Saleh mengatakan, pihaknya optimistis bahwa penjualan mobil pada tahun 2021 akan meningkat. Hal itu dapat dilihat dari penjualan mobil yang sudah mulai tumbuh dari bulan Agustus.
"Tahun 2021 ada kemungkinan lonjakan penjualan mobil, bahkan penjualan mobil ini bisa melawati capaian pada tahun 2019." ujar Hendra.
(uka)
Lihat Juga :