Genjot Investasi dari UEA, BKPM Fasilitasi Kantor Perwakilan First Abu Dhabi Bank
Rabu, 16 Desember 2020 - 13:01 WIB
BKPM memfasilitasi pembukaan kantor perwakilan First Abu Dhabi Bank di Indonesia demi meningkatkan arus investasi dari UEA. Foto/Ist
JAKARTA - Pemerintah terus berupaya meningkatkan aliran investasi. Salah satunya dilakukan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dengan mendukung pembukaan kantor perwakilan First Abu Dhabi Bank (FAB) di Indonesia.
Deputi Bidang Kerjasama Penanaman Modal BKPM Riyatno menyampaikan bahwa pembukaan kantor perwakilan FAB menunjukkan bahwa kalangan perbankan mulai tertarik masuk ke Indonesia untuk melayani klien-klien potensial dari Uni Emirat Arab (UEA ).
"BKPM selaku lembaga yang bertanggung jawab melakukan koordinasi penanaman modal asing dan penanaman modal dalam negeri tentu akan support," ujarnya dalam keterangan resminya, Rabu (15/12/2020).
(Baca Juga: Ubah Wajah Investasi RI, BKPM Lakukan Hal Ini)
Menurut Riyatno, pembukaan Kantor Perwakilan Perusahaan Asing (KPPA) yang dilakukan melalui Online Single Submission (OSS) di BKPM tersebut akan menjadi awal bagi FAB untuk nantinya membuka cabang di Indonesia. "Keberadaan bank dari UEA tersebut tentu akan sangat mendukung investor UEA yang akan menanamkan modalnya di Indonesia," jelasnya.
Salah satu dukungan yang dapat dilakukan dalam mendorong investasi adalah melalui pembiayaan maupun pemberian pinjaman bagi proyek-proyek yang terkait dengan PEA. Data BKPM menunjukkan investasi dari UEA selama 5 tahun terakhir tercatat mencapai USD259 juta, yang terdiri dari 338 proyek investasi dan menyerap 9.900 tenaga kerja Indonesia.
Deputi Bidang Kerjasama Penanaman Modal BKPM Riyatno menyampaikan bahwa pembukaan kantor perwakilan FAB menunjukkan bahwa kalangan perbankan mulai tertarik masuk ke Indonesia untuk melayani klien-klien potensial dari Uni Emirat Arab (UEA ).
"BKPM selaku lembaga yang bertanggung jawab melakukan koordinasi penanaman modal asing dan penanaman modal dalam negeri tentu akan support," ujarnya dalam keterangan resminya, Rabu (15/12/2020).
(Baca Juga: Ubah Wajah Investasi RI, BKPM Lakukan Hal Ini)
Menurut Riyatno, pembukaan Kantor Perwakilan Perusahaan Asing (KPPA) yang dilakukan melalui Online Single Submission (OSS) di BKPM tersebut akan menjadi awal bagi FAB untuk nantinya membuka cabang di Indonesia. "Keberadaan bank dari UEA tersebut tentu akan sangat mendukung investor UEA yang akan menanamkan modalnya di Indonesia," jelasnya.
Salah satu dukungan yang dapat dilakukan dalam mendorong investasi adalah melalui pembiayaan maupun pemberian pinjaman bagi proyek-proyek yang terkait dengan PEA. Data BKPM menunjukkan investasi dari UEA selama 5 tahun terakhir tercatat mencapai USD259 juta, yang terdiri dari 338 proyek investasi dan menyerap 9.900 tenaga kerja Indonesia.
Lihat Juga :