Bidik Talenta Digital, Pemerintah Berikan Beasiswa Bagi 50.000 Peserta DTS
Kamis, 17 Desember 2020 - 16:21 WIB
Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Pemerintah terus melakukan akselerasi terhadap pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia. Salah satunya dengan memberikan beasiswa kepada 50.000 peserta Program Digital Talent Scholarship (DTS).
Di mana, program beasiswa itu bertujuan untuk meningkatkan keterampilan anak bangsa bidang teknologi informasi dan komunikasi sebagai bagian dari program pembangunan prioritas nasional pemerintah.
Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Informatika, Haryati mengatakan, langkah pengembangan SDM itu dinilai akan berdampak pada pengurangan jumlah penggangguran dalam negeri dengan meningkatkan kemudahan bagi pencari kerja dan penyedia kerja karena keterampilan yang dimiliki.
“Ditujukan untuk masyarakat umum utamanya para lulusan, angkatan kerja muda hingga aparatur sipil negara di bidang teknologi informasi dan komunikasi, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing bangsa di era Industri 4.0,” ujar Haryati kepada wartawan, Kamis (17/12/2020).
(Baca juga: Perusahaan Belanda Minat Kembangkan Industri Pala Senilai Rp4,2 T di Papua )
Di mana, program beasiswa itu bertujuan untuk meningkatkan keterampilan anak bangsa bidang teknologi informasi dan komunikasi sebagai bagian dari program pembangunan prioritas nasional pemerintah.
Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Informatika, Haryati mengatakan, langkah pengembangan SDM itu dinilai akan berdampak pada pengurangan jumlah penggangguran dalam negeri dengan meningkatkan kemudahan bagi pencari kerja dan penyedia kerja karena keterampilan yang dimiliki.
“Ditujukan untuk masyarakat umum utamanya para lulusan, angkatan kerja muda hingga aparatur sipil negara di bidang teknologi informasi dan komunikasi, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing bangsa di era Industri 4.0,” ujar Haryati kepada wartawan, Kamis (17/12/2020).
(Baca juga: Perusahaan Belanda Minat Kembangkan Industri Pala Senilai Rp4,2 T di Papua )
Lihat Juga :