Gara-gara Pola Makan, Bank Dunia Sebut Indonesia Bisa Rugi Besar
Kamis, 17 Desember 2020 - 17:46 WIB
Dibandingkan dengan negara lain di kawasan, pola makan Indonesia menunjukkan diversifikasi terbatas dan ketersediaan mikronutrien terbatas. Misalnya, Indonesia menempati peringkat rendah secara internasional dalam hal konsumsi sayur dan buah per kapita.
(baca juga: 3 Resep Membuat Cireng Khas Sunda, Cireng Rujak Hingga Cireng Nasi )
Pola makan rendah gizi yang relatif tidak terdiversifikasi memiliki konsekuensi kesehatan, kematian, dan sosial ekonomi yang signifikan.
"Anak-anak dan orang miskin secara tidak proporsional dipengaruhi oleh kondisi kesehatan yang terkait dengan pola makan, seperti masalah stunting dan kelebihan berat badan. Indonesia menderita kerugian produktivitas yang tinggi karena penyakit yang ditularkan melalui makanan," jelas Ralph.
(baca juga: 3 Resep Membuat Cireng Khas Sunda, Cireng Rujak Hingga Cireng Nasi )
Pola makan rendah gizi yang relatif tidak terdiversifikasi memiliki konsekuensi kesehatan, kematian, dan sosial ekonomi yang signifikan.
"Anak-anak dan orang miskin secara tidak proporsional dipengaruhi oleh kondisi kesehatan yang terkait dengan pola makan, seperti masalah stunting dan kelebihan berat badan. Indonesia menderita kerugian produktivitas yang tinggi karena penyakit yang ditularkan melalui makanan," jelas Ralph.
(ind)
Lihat Juga :