Imam Besar Masjid Istiqlal: Program Halal Indonesia Tertinggal dari Thailand dan Jepang

Rabu, 23 Desember 2020 - 17:55 WIB
IIHC mengusung lima program khusus. Kelimanya ialah inkubator dan akselerator produk halal Indonesia; platform aplikasi E-Istiqlal 2021; galeri produk halal; area store atau kawasan jual beli produk halal; dan co-working space bersama pelaku IKM dan UMKM Indonesia.

Sementara itu, Direktur IIHC Retno Sumekar menyatakan bahwa melalui program itu Masjid Istiqlal tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjalankan aktivitas yang membawa kemanfaatan kepada masyarakat luas secara universal.

"Wajah baru Masjid Istiqlal di samping untuk ibadah dan dakwah, kini juga didayagunakan untuk mengkaji ilmu, berkesenian, menjalankan kegiatan sosial, juga pusat kegiatan ekonomi umat," kata Retno. ( Baca juga:Rapid Test Reaktif, Haikal Hassan Diminta Isolasi Mandiri )

Retno menambahkan, Masjid Istiqlal memiliki potensi besar untuk menjalankan lima program tersebut guna mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

"Hal ini dilihat dari banyaknya jumlah jemaah dan pengunjung masjid pada setiap hari yang dapat diprediksi sebagai captive market," terang Retno.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!