Ini Harapan Pelaku Usaha pada Duet Lutfi-Jerry di Kemendag

Rabu, 23 Desember 2020 - 20:19 WIB
"Jadi banyak produk Indonesia yang berorientasi ekspor membutuhkan jaminan ketersediaan bahan baku baik yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri. Nah inilah yang menjadi agenda penting agar produk Indonesia bisa terus memenuhi pasar ekspor yang makin berkembang," tuturnya.

Ketersediaan bahan baku menurut Firman juga sangat penting bagi daya saing produk Indonesia internasional.

Hal ini berkaitan dengan kontrak yang sudah disepakati. Pasalnya, ketidakmampuan memenuhi kontrak akan menghilangkan kepercayaan negara tujuan terhadap produsen Indonesia. Akibatnya, kontrak itu bisa dialihkan ke negara kompetitor Indonesia.

"Khususnya untuk produk sepatu dan alas kaki indonesia bersaing dengan Vietnam dan China. Indonesia punya keunggulan dari segi kualitas tetapi tanpa ketersediaan bahan baku kemungkinan larinya kontrak dan investor ke luar negeri sangat besar. Kami berharap Kemendag dan kementerian terkait memberikan perhatian yang lebih terhadap hal itu," tegasnya.

Menurut Firman, agenda yang juga penting untuk diselesaikan adalah perjanjian perdagangan dan implementasinya. Ia menyebut bahwa beberapa negara ASEAN sangat aktif menjalin perjanjian dengan mitra strategis mereka. Salah satunya, Vietnam baru menyelesaikan free trade agreement (FTA) dengan inggris.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!