Tahun Baru Bawa Harapan Baru bagi Perekonomian Dunia

Jum'at, 01 Januari 2021 - 20:35 WIB
Seiring dengan adanya guncangan terburuk pada perekonomian global sejak 1930, sambung Eli, pandemi Covid-19 yang mengakibatkan lockdown di tahun 2020 akan memberi jalan bagi kebijakan reflasi yang sangat kuat di 2021.

Namun menurut dia masih ada beberapa risiko dalam angka pendek dimana negara AS, Inggris, Zona Eropa, dan Jepang sedang mengalami gelombang virus kedua atau ketiga.

Meskipun ada beberapa risiko, pasar keuangan ke depan cenderung tidak akan melihat ancaman jangka pendek, dan sebaliknya akan berfokus pada prospek jangka panjang yang menguntungkan aset berisiko di tahun 2021.

"Ekonomi global diperkirakan akan rebound sangat kuat di tahun baru karena distribusi vaksin yang memungkinkan konsumen untuk belanja dengan bebas lagi, melepaskan pent up demand dari lockdown tahun 2020," ungkap Eli.

Eli Lee memproyeksikan perekonomian dunia akan berekspansi sebesar 5,6% di tahun 2021 setelah terkontraksi -4,1% di 2020. "Ini akan menjadi laju pertumbuhan yang jauh lebih cepat dibanding tingkat rata-rata tahunan sebesar 3,5% yang dicapai oleh ekonomi dunia selama lima dekade terakhir," prediksinya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!