KKP Distribusikan Bantuan Benih Kepiting di Jawa Tengah
Kamis, 14 Mei 2020 - 23:08 WIB
"Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan ini. Komoditas kepiting ini permintaannya tinggi dan harganya juga menggiurkan, maka dengan adanya pembudidayan kepiting ditambak kami bisa suplai kepiting hasil budidaya dan mengurangi tangkapan dari alam," ungkap Didik.
Sementara itu, Kepala BBPBAP Jepara Sugeng Raharja saat dikonfirmasi, mengatakan bahwa timnya memang cukup lama konsen untuk melakukan perekayasaan perbenihan kepiting. Hasilnya menurut Sugeng saat ini pihaknya telah berhasil memproduksi benih secara massal yang bisa untuk menopang kebutuhan kepiting yang selama ini bergantung dari tangkapan alam.
Sugeng juga menyampaikan kalau selama ini kepiting bertelur secara alami di alam, saat ini pihaknya juga telah mampu membuat kepiting bertelur. Keberhasilan produksi benih kepiting ini merupakan upaya untuk menjamin agar keberadaan kepiting ini terus sustainable.
"Ini juga akan membuka alternatif usaha bagi petambak. Secara teknis, rata-rata survival rate (SR) benih yang berhasil diproduksi yakni 8 - 20 % dan kami berupaya untuk terus menggenjot produktivitas yang lebih optimal. Selama pandemi Covid-19 ini kami akan fokus untuk beri dukungan langsung, termasuk yang kemarin kita berikan ke kelompok pembudidaya di Pekalongan," ungkap Sugeng.
Sebagai informasi BBPBAP Jepara juga telah melakukan pendampingan pembenihan dan budidaya kepiting di beberapa daerah antara lain Belitung, Tanjungpinang, Tarakan, Kubu Raya dan Indragiri Hilir. Hingga saat ini, sebagian dari para pembudidaya sudah mampu memproduksi benih kepiting secara mandiri.
Sementara itu, Kepala BBPBAP Jepara Sugeng Raharja saat dikonfirmasi, mengatakan bahwa timnya memang cukup lama konsen untuk melakukan perekayasaan perbenihan kepiting. Hasilnya menurut Sugeng saat ini pihaknya telah berhasil memproduksi benih secara massal yang bisa untuk menopang kebutuhan kepiting yang selama ini bergantung dari tangkapan alam.
Sugeng juga menyampaikan kalau selama ini kepiting bertelur secara alami di alam, saat ini pihaknya juga telah mampu membuat kepiting bertelur. Keberhasilan produksi benih kepiting ini merupakan upaya untuk menjamin agar keberadaan kepiting ini terus sustainable.
"Ini juga akan membuka alternatif usaha bagi petambak. Secara teknis, rata-rata survival rate (SR) benih yang berhasil diproduksi yakni 8 - 20 % dan kami berupaya untuk terus menggenjot produktivitas yang lebih optimal. Selama pandemi Covid-19 ini kami akan fokus untuk beri dukungan langsung, termasuk yang kemarin kita berikan ke kelompok pembudidaya di Pekalongan," ungkap Sugeng.
Sebagai informasi BBPBAP Jepara juga telah melakukan pendampingan pembenihan dan budidaya kepiting di beberapa daerah antara lain Belitung, Tanjungpinang, Tarakan, Kubu Raya dan Indragiri Hilir. Hingga saat ini, sebagian dari para pembudidaya sudah mampu memproduksi benih kepiting secara mandiri.
(akr)
Lihat Juga :