Duh, Realisasi Penyaluran Subsidi Malah Turun Saat Pandemi

Kamis, 07 Januari 2021 - 17:39 WIB
“Kalau dilihat karena ada penurunan mobilitas masyarakat, maka subsidi BBM bisa dikendalikan menurun dari jumlah yang disalurkan, yakni 14,5 juta kilo liter (KL),” kata Sri Mulyani di Jakarta, Kamis (7/1/2021).

Dia mengatakan, selain BBM, penurunan juga disumbang subsidi LPG yang juga turun dari Rp54,2 triliun pada 2019 menjadi Rp32,8 triliun pada 2020. Namun, jika secara volume justru meningkat menjadi 7,13 juta metrik ton sejalan akibat pandemi Covid-19 lebih banyak masyarakat melakukan aktivitas dari rumah.

“Susbidi LPG meningkat cukup tinggi 7,13 juta metrik ton, ini karena masyarakat di rumah kemudian memasak, jadi jumlah LPG subsidi kuantitas dan jumlah meningkat, meski sisi rupiah menurun sebab harga minyak dan gas alami penurunan,” jelasnya.

Sedangkan, subsidi untuk listrik tercatat meningkat menjadi Rp61,1 triliun pada tahun lalu. Jumlahnya naik dari posisi 2019 hanya Rp52,7 triliun. Peningkatan ini seiring langkah pemerintah memberikan manfaat subsidi listrik kepada masyarakat melalui diskon listrik serta pemberian kompensasi kepada masyarakat dan dunia usaha berupa tidak ada kenaikan tarif dasar listrik.

Baca Juga : BTN Cairkan Subsidi Bunga untuk KPR dan UMKM
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!