Duh Realiasisi Subsidi Turun Hanya Rp196,2 Triliun

Jum'at, 08 Januari 2021 - 05:05 WIB
Menkeu Sri Mulyani. Foto/Antara
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi penyaluran subsidi pada 2020 sebesar Rp196,2 triliun atau 102,2% dari target dalam Perpres 72/2020 sebesar Rp192 triliun. Sedangkan secara year on year terjadi penurunan 2,9% dari realisasi 2019 yang tercatat Rp201,8 triliun.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, subsidi dimanfaatkan untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendukung UMKM melalui program PEN. Rinciannya, subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang tercatat hanya Rp 14,9 triliun. Jumlah tersebut turun dari 2019 yang mencapai Rp 30,1 triliun.



"Kalau dilihat karena ada penurunan mobilitas masyarakat, maka subsidi BBM bisa dikendalikan menurun dari jumlah yang disalurkan, yakni 14,5 juta kilo liter (KL)," kata Sri Mulyani dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (7/1/2021).

(Baca juga: Selama Nataru Konsumsi BBM Cuma Naik Tipis )

Dia mengatakan, selain BBM, penurunan juga disumbang subsidi LPG yang juga turun dari Rp 54,2 triliun pada 2019 menjadi Rp 32,8 triliun pada 2020. Namun, jika secara volume justru meningkat menjadi 7,13 juta metrik ton sejalan akibat pandemi Covid-19 lebih banyak masyarakat melakukan aktivitas dari rumah.

“Susbidi LPG meningkat cukup tinggi 7,13 juta metrik ton, ini karena masyarakat di rumah kemudian memasak, jadi jumlah LPG subsidi kuantitas dan jumlah meningkat, meski sisi rupiah menurun sebab harga minyak dan gas alami penurunan,” jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!