Sektor Properti Harus Dioptimalkan untuk Gerakkan Ekonomi

Jum'at, 15 Mei 2020 - 05:16 WIB
Ilustrasi industri properti. Foto/Istimewa
JAKARTA - Di tengah tekanan pandemi Covid-19, para pengembang berupaya mempertahankan kelangsungan usaha beserta nasib sedikitnya 30 juta pekerja di sektor properti dan industri ikutannya.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Realestat Indonesia (REI) terus mengoptimalkan sektor properti sebagai salah satu lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional.



Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Properti, Hendro Gondokusumo menuturkan, kedudukan sektor properti yang berkaitan erat dengan sektor lain (backward linkage) dan mempengaruhi pertumbuhan sektor lain (forward linkage), menjadikan sektor properti memiliki peran sentral pada pembangunan.

"Dari 175 sektor industri yang bergerak dengan keterkaitan langsung dan tidak langsung dengan sektor properti, industri properti memiliki pangsa jumlah permintaan akhir 33,9% sehingga ini yang menjadikan industri properti sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional," ungkap Hendro dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis (14/5/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!