Sektor Properti Harus Dioptimalkan untuk Gerakkan Ekonomi

Jum'at, 15 Mei 2020 - 05:16 WIB
Hendro menambahkan, dalam situasi sekarang ini pergerakan sektor properti dalam negeri harus dioptimalkan. "Sekarang saatnya untuk memaksimalkan potensi lokal. Industri properti Indonesia itu 90% kandungannya adalah lokal, bahkan 100% untuk rumah sederhana. Ini sangat strategis untuk menggerakkan perekonomian kita," tegasnya. Baca: Stimulus Fiskal Jadi Pendorong Sektor Properti 2020

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Bidang Properti Apindo Sanny Iskandar mengatakan, keberlangsungan usaha properti dalam kondisi pandemi juga akan sangat berimbas pada persoalan ketenagakerjaan. Jika industri properti dan industri ikutannya terganggu, maka kurang lebih sekitar 30 juta pekerja yang berpotensi akan terdampak berdasarkan hasil kajian terbatas Kadin, Apindo dan REI.

"Belum lagi ditambah dengan sektor informal yang juga ikut terdampak seperti sewa kontrakan dan warung-warung untuk para pekerja lapangan. Jadi kita semua harus berupaya agar industri properti ini jangan sampai terganggu karena ada 30 jutaan pekerja yang berpotensi terdampak. Ini kan jumlah yang sangat besar dan tidak main-main," pungkasnya.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!