Dampak Pandemi, Garasi.id Prediksi Beli Mobil Online Bakal Ngetren
Rabu, 13 Januari 2021 - 15:50 WIB
Sedangkan di Jakarta, data Dishub menunjukkan penurunan penggunaan seluruh transportasi umum mencapai lebih dari 50%. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo beberapa waktu lalu menyebutkan, terjadi penurunan rata-rata jumlah penumpang harian angkutan umum perkotaan sebesar 22,83%, sedangkan angkutan umum antarkota antarprovinsi (AKAP) menurun sekitar 43,85%.
Di saat bersamaan, data Ipsos menunjukkan penggunaan mobil pribadi meningkat hampir 2 kali lipat. Hal itu terjadi karena mobil pribadi dianggap lebih aman serta terjaga dari penularan Covid-19.
Data lain yang mendukung peningkatan penggunaan mobil pribadi juga tercatat oleh Garasi.id. Data internal Garasi.id mencatat ada kenaikan transaksi hingga 89% selama masa pandemi 2020.
Melanjutkan hasil survei Ipsos, masyarakat China yang belum memiliki mobil 66% menyebutkan akan segera membelinya dalam 6 bulan ke depan. Dan 77% para calon pembeli mengatakan memiliki mobil adalah salah satu cara terbaik untuk bisa terus beraktivitas tanpa terlalu khawatir tertular Covid-19 bila dibandingkan terus menggunakan angkutan umum.
Terakhir, survei Ipsos menyebutkan bahwa wabah Corona mendorong pembelian mobil bekas secara online. Para konsumen memilih beralih ke aplikasi, website dan media sosial dibandingkan harus berkunjung ke dealer. Hal ini juga terjadi sebagai salah satu langkah antisipasi agar tidak tertular Covid-19. Sementara, meski di Indonesia distribusi vaksin telah dimulai, namun proses penangananya masih memakan waktu hingga tahun 2022.
Di saat bersamaan, data Ipsos menunjukkan penggunaan mobil pribadi meningkat hampir 2 kali lipat. Hal itu terjadi karena mobil pribadi dianggap lebih aman serta terjaga dari penularan Covid-19.
Data lain yang mendukung peningkatan penggunaan mobil pribadi juga tercatat oleh Garasi.id. Data internal Garasi.id mencatat ada kenaikan transaksi hingga 89% selama masa pandemi 2020.
Melanjutkan hasil survei Ipsos, masyarakat China yang belum memiliki mobil 66% menyebutkan akan segera membelinya dalam 6 bulan ke depan. Dan 77% para calon pembeli mengatakan memiliki mobil adalah salah satu cara terbaik untuk bisa terus beraktivitas tanpa terlalu khawatir tertular Covid-19 bila dibandingkan terus menggunakan angkutan umum.
Terakhir, survei Ipsos menyebutkan bahwa wabah Corona mendorong pembelian mobil bekas secara online. Para konsumen memilih beralih ke aplikasi, website dan media sosial dibandingkan harus berkunjung ke dealer. Hal ini juga terjadi sebagai salah satu langkah antisipasi agar tidak tertular Covid-19. Sementara, meski di Indonesia distribusi vaksin telah dimulai, namun proses penangananya masih memakan waktu hingga tahun 2022.
Lihat Juga :