IHSG Terkoreksi, Asing Justru Antusias Beli Saham
Jum'at, 15 Januari 2021 - 12:48 WIB
"Valuasi IHSG mengalami kenaikan, meski dari sisi performa fundamental, kenaikannya tidak bisa pulih cepat 100%. Banyak kenaikan valuasi di IHSG-nya, tapi tidak bisa dipungkiri banyak katalis yang mendorong," tambah Alfred.
(Baca juga: Euforia Jokowi Divaksin Bisa Pulihkan Kepercayaan Investor dan Kerek Investasi )
Positioning emerging market seperti Indonesia punya nilai tambah dalam fase recovery ini. "Kita lihat di awal tahun, animo asing cukup kuat. Asing mulai melihat kondisi 2021 sangat kondusif untuk emerging market. Rupiah di awal tahun bisa di bawah 14.000. Ini membuat valuasi short term sedikit lebih tinggi," ucapnya. Ke depannya, dengan percepatan fundamental atau kenaikan emiten, nampak akan kembali normal untuk valuasinya.
(Baca juga: Euforia Jokowi Divaksin Bisa Pulihkan Kepercayaan Investor dan Kerek Investasi )
Positioning emerging market seperti Indonesia punya nilai tambah dalam fase recovery ini. "Kita lihat di awal tahun, animo asing cukup kuat. Asing mulai melihat kondisi 2021 sangat kondusif untuk emerging market. Rupiah di awal tahun bisa di bawah 14.000. Ini membuat valuasi short term sedikit lebih tinggi," ucapnya. Ke depannya, dengan percepatan fundamental atau kenaikan emiten, nampak akan kembali normal untuk valuasinya.
(ind)
Lihat Juga :