Cakeppp... KKP Hadirkan Ikan untuk Warga yang Jauh dari Laut

Sabtu, 16 Januari 2021 - 14:33 WIB
“Nama Sabilulungan bermakna kolaborasi, prinsip inilah yang digunakan dalam mengelola PIM, yakni kolaborasi antara Dinas Sosial Kabupaten Bandung dengan PIM berupa pemenuhan protein hewani dalam program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT),” jelas Dadang.

(Baca juga:Menteri KKP yang Baru Dianggap Tak 'Sakti' dari Kepentingan Politik)

Pengelola PIM Soreang menawarkan stimulus berupa penurunan harga sewa serta penggratisan sewa lapak pedagang selama beberapa bulan terhadap pedagang yang baru masuk.

Direktur Utama PT Citra Bangun Selaras (CBS) Aditya Yudhistira memastikan jajarannya siap bersinergi untuk mengedukasi publik sekaligus menggencarkan program pemerintah terkait konsumsi ikan seperti kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).

“Tagline kita awal tahun ini kalau ingin berdagang di PIM nggak usah susah susah yang penting ada kemauan. Ikan kita siapkan, lapak kita gratiskan dan bila dirasa bagus akan dikasihkan tarif harian biar tidak memberatkan,” terang Aditya.

Sementara Irjen KKP, Muhammad Yusuf mengapresiasi pemanfaatan PIM Soreang. Dia berharap, keberadaan PIM turut berdampak pada perputaran ekonomi masyarakat setempat. “Alhamdulillah PIM Sabilulungan Soreang Bandung telah termanfaatkan dengan baik,” jelasnya.

Sebagai informasi, PIM Soreang tersebut terdiri dari dua lantai di atas lahan seluas 20.288 meter persegi dengan luas bangunan total 7.257 meter persegi yang dilengkapi dengan fasilitas berupa lapak pemasaran total 220 unit, food court di lantai 2 sebanyak 24 unit. Dan untuk mengoptimalkan operasional PIM, tahun 2019 Pemda melengkapi sarana penunjang antara lain escalator, pagar, taman dan area parkir.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!